Skip to main content

Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

Contohsoalku.web.ID - Terkadang hal yang kamu rencanakan tidak selalu berjalan dengan baik, Apalagi di Dunia Kerja banyak hal yang menjadi penyebabnya dan dapat berujung pada sebuah kesalahan. Hal tersebut tentunya akan membuat semua terasa tidak nyaman, dan bisa jadi ada yang berujung kesalahan yang harus di perbaiki, apalagi bila kesalahan tersebut terhadap atasn, akan berakibat sangat fatal. Secepat mungkin kita harus meminta maaf atas kesalahan tersebut agar semua tidak semakin kacau.

Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

Bagi sebagian orang minta maaf merupakan sebuah gengsi dan hal yang sangat sulit dilakukan, tapi perlu anda ketahi bahwa minta maaf bukanlah sesuatu hal yang merendahkan diri justru ini menunjukkan tingkat kedewasaan dan profesionalitas apabila di dunia kerja. Selain itu hal ini akan menyelamatkan pekerjaanmu dengan catatan harus dilakukan dengan benar

Sobat sekalian beginilah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meminta maaf dengan benar 

1. Cari waktu yang tepat 
Apabila hendak melakukan permintaan maaf terutama kepada atasan, pastikan waktu yang tepat dalam mengawalinya, upayakan meminta maaf saat atasan senggang dan kelihatan rileks. Selain itu kamu harus percaya diri dangan jangan terlalu takut untuk menemui atasanmu. Upayakan juga meminta maaf secepat mungkin setelah kamu melakukan kesalahan karena jika menunggu terlalu lama maka reputasimu di depan atasan akan menjadi buruk.

2. Izin meminta waktu
Setelah anda mendapatkan waktu yang tepat, Segeralah  menemui atasanmu dan meminta izin terlebih dahulu kepada atasanmu. Memang ini akan terasa sedikit canggung namun tetap harus dilakukan. Tujuan kamu meminta izin untuk mengetahui apakah atsan berkenan diajak berbicara atau tidak, kamu bisa mencontoh kalimat berikut untuk meminta izin kepada atasanmu

"Pak/Buk, maaf mengganggu. Apakah Bapak/Ibuk memiliki sedikit waktu luang? Karena ada sesuatu yang perlu saya diskusikan dengan Bapak/Ibuk. Apakah mungkin untuk berbicara secara pribadi?”
3. Gunakan bahasa yang sopan dan tulus
Cara kamu menyampaikan permintaan akan mencerminkan niatan kamu, tentunya bahasa yang sopan dan tulus akan mengesenkan keikhlasan dalam meminta maaf. Selain itu sampaikan permintaan maaf dengan nada normal tetapi tegas, beri kesan bahwa kamu ingin menyelesaikan masalah tersebut dengan serius. Upayakan menghindari gestur yang kaku atau datar, hal ini terkesan sedang melakukannya dengan kondisi terpaksa atau tidak tulus.

4. Akui kesalahan
Meskipun kamu merasa kamu idak sepenuhnya salah akan kesalahan yang kamu lakukan, sebaiknya tahanlah keinginan untuk membenarkan perilakumu. Akuilah kesalahan tersebut, ini akan mempercepat penyelesaian masalah dan memberikan kamu ingin menyelesaikan permasalahan ini dengan cepat. Hal positif lain dari mengakui kesalahan akan meningkatkan reputasi anda di dean atasan karena sikap yang jujur dan dapat dipercaya.

Anda bisa menggunakan kalimat berikut :

“Saya mohon maaf Pak, karena ketidak telitian saya dalam menyusun dokumen, membuat proyek ini terpaksa ditunda.”
5. Berikan penjelasan yang jelas dan bukan sekedar alasan
Dalam meminta maaf kita pasti akan menunjukkan alasan kita melakukan hal yang dianggap kesalahan oleh atasan, namun, upayakan untuk membuat alasan yang menyalahkan orang lain atau keadaan, hindarilah meminta maaf dengan menggunakan kata tapi,

“Maaf Pak, Saya memang melakukan kesalahan tersebut, tapi….”
Contoh di atas sebaiknya kamu hindari, karena terkesan kamu mencari alasan dan tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu perbuat, hal ini juga menunjukkan karaktermu yang berbelit-belit yang akan menghambat permintaan maafmu.

Jika kamu ingin memberikan alasan lakukan adalah memberikan penjelasan dengan singkat dan jelas. Cukup menjelaskan penyebab kenapa kesalahan tersebut dapat terjadi. Setelah itu, diam dan tunggu tanggapan dari atasanmu.  

“Maaf Buk, Saya keliru dalam memasukkan data tersebut. Sehingga malah menjadi beban bagi Anda. Sejujurnya Saya merasa kesulitan dalam memahami strukturnya. Untuk kedepannya Saya akan lebih teliti lagi”
Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

6. Tawarkan solusi
Apabila atasan kamu masih memberimu kesempatan berbicara, cobalah untuk menawarkan solusi atas kesalahan yang telah kamu lakukan tersebut. Hal ini akan memberikan kesan kamu bertanggung jawab terhadap apa yang kamu lakukan.

“Saya mohon maaf Pak, karena kesalahan saya dalam menulis dokumen  membuat dana proyek tidak kunjung turun. Oleh sebab itu, apakah boleh saya (solusi...) supaya tim finance mau menunjang lagi perihal dana yang akan kita gunakan dalam proyek ini.”
7. Ucapkan terima kasih
Setelah selesai menyampaikan permintaan maaf dan mendengarkan tanggapan dari atasanmu, maka jangan sampai lupa mengucapkan terima kasih. Seperti yang kamu ketahui, kalimat ini menunjukkan penghargaan kepada temanmuberbicara.


Contoh Permohonan Maaf Kepada Atasan Bahasa Inggris
Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

Berikut adalah contoh kalimat permintaan maaf dalam Bahasa inggris:

“Mr. Anwar, I’m sorry for coming late to the office today and for saying harsh words to you. I didn’t think long to come early. I have taken time to think and reflect that it affects my professionality as a worker and the company. I understand that a bad attitude won’t be a good thing in a work environment.”

“Pak Anwar, saya memohon maaf atas kesalahan saya datang terlambat ke kantor hari ini dan berbicara kasar kepadamu. Saya tidak berpikir panjang untuk datang lebih awal. Hal ini memengaruhi pada perusahaan. Saya paham bahwa sikap yang buruk tidak akan menjadi hal yang baik di lingkungan kerja.”


“Not only do my actions affect the performance, but also put you in trouble with the supervisors. I understand that this is my fault, and I apologize for what happened.”

“Tindakan saya tidak hanya memengaruhi kinerja perusahaan, tapi juga membuat keadaan Anda menjadi sulit dengan supervisor. Saya paham ini kesalahan saya dan saya memohon maaf untuk kejadian tersebut. ”

“I understand that my actions make you angry with me, and it’s my fault for making mistakes. After all, it was unacceptable to give you false reports and I’m truly sorry for what happened.”

“Saya paham bahwa tindakan saya membuat Anda menjadi marah kepada saya, dan ini salah saya sudah membuat kesalahan. Bagaimanapun juga memberi Anda laporan yang salah adalah perbuatan yang tidak dapat diterima dan saya sangat meminta maaf atas apa yang terjadi.”

“I want to apologize sincerely for causing this trouble, both for you and for the company. I am committed to improving my actions. Please forgive me for making mistakes.”

“Saya ingin meminta maaf dengan sungguh-sungguh karena menyebabkan masalah ini, baik kepada Anda maupun perusahaan. Saya berkomitmen untuk meningkatkan tindakan saya. Tolong maafkan saya telah melakukan kesalahan.”

“I can assure you that I won’t let the same mistake happen again. Whatever happens, I will sleep and wake up early so that I can arrive at the office on time. And I will think twice before I speak. I understand that apologizing doesn't mean I'm free from consequences, and I'm ready to take responsibility.”

“Saya bisa meyakinkan Anda bahwa saya tidak akan membiarkan kesalahan sama terulang kembali. Apapun yang terjadi, saya akan tidur dan bangun lebih awal supaya saya dapat sampai di kantor di waktu yang tepat. Dan saya akan berpikir dua kali sebelum berbicara. Saya paham bahwa meminta maaf bukan berarti saya terlepas dari konsekuensi, dan saya siap bertanggung jawab.”


1. Contoh kalimat meminta izin berbicara secara pribadi pada atasan:

"Mrs. Sarah, will you give me a few minutes of your time? There's something important I need to discuss with you. Is it possible to talk in private?"

“Ibu sarah, bolehkah saya meminta waktu sebentar? Ada hal penting yang ingin saya diskusikan dengan Anda. Bisakah kita berbicara secara pribadi?”

2. Contoh meminta maaf karena mengeluh di belakang atasan kita:

"Mrs. Sarah, I am truly sorry that I complained about your request for new tasks behind your back. I apologize if my harsh words might have hurt you. I know that my unprofessional attitude creates tension and casts a negative light on you. I was frustrated with the addition of a new responsibility because my schedule is already full. But I should have come straight to you to explain the situation instead of complaining. I understand that my actions made you lose your trust in me. I want to apologize sincerely. It won't happen again. I'm going to work better to address issues with the people involved instead of talking to other colleagues. Forgive me."

“Ibu Sarah, saya minta maaf karena mengeluh di belakang ibu atas permintaan pekerjaan yang baru. Saya minta maaf jika kata-kata kasar saya menyakiti ibu. Saya paham bahwa sikap saya yang tidak profesional dapat membuat ketegangan dan kesan negatif kepada ibu. Saya frustasi dengan penambahan beban tanggung jawab karena jadwal saya sudah penuh. Tapi seharusnya saya langsung datang ke ibu untuk menjelaskan situasi yang sedang alami, alih-alih mengeluhkannya. Saya paham tindakan saya membuat anda kehilangan kepercayaan terhadap saya. Saya ingin meminta maaf dengan sungguh-sungguh. Itu tidak akan terjadi lagi. Saya akan bekerja dengan lebih baik untuk menyikapi masalah ini dengan orang-orang terlibat, daripada membicarakannya dengan rekan-rekan kerja yang lain. Maafkan saya.”

3. Contoh kalimat meminta maaf ketika memberikan informasi yang keliru:

"Mrs. Sarah, I want to apologize for giving you inaccurate numbers before your client meeting. For me, the numbers I had were accurate enough, but it turns out they were much different than I thought. I didn’t think long to recheck the numbers. I realize this puts you in a difficult situation with the client. Therefore, next time I'll verify the numbers before I give them to you. Please forgive me."

“Ibu sarah, saya ingin meminta maaf karena memberikan jumlah peserta dalam rapat klien yang tidak sesuai. Bagi saya, jumlah peserta sudah sesuai, namun ternyata yang hadir jauh lebih banyak daripada yang saya kira. Saya tidak berpikir panjang untuk mengecek jumlahnya kembali. Saya paham hal ini membuat ibu berada dalam situasi yang menyulitkan ibu dengan klien. Oleh karena itu, di lain kesempatan, saya akan memverifikasi jumlah peserta yang akan hadir sebelum memberikannya ke ibu. Tolong maafkan saya.”

4. Contoh kalimat meminta izin untuk meminta maaf ke rekan kerja:

"I know this mistake affects other people, including Andrew in the Graphic Design department, as well. Because of that, it will be better if I say something too. I'm going to head to his office right now to apologize for what happened in the past. Will you give me a minute to talk to him in private?"

“Saya paham kesalahan ini berdampak pada orang lain, termasuk Andrew di departemen Desain Grafis. Karena itu, akan lebih baik jika saya berkata sesuatu. Saya akan menuju ke kantornya untuk meminta maaf atas kejadian yang telah lalu. Bisakah Anda memberi saya izin berbicara dengannya secara pribadi?”

Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

Berbeda dengan meminta maaf secara langsung, saat kamu meminta maaf melalui surat atau e-mail, kita memiliki akan waktu yang lebih banyak untuk melakukan persiapan. Kita dapat membaca ulang apa yang akan disampaikan pada surat tersebut. Kemudian kita bisa melakukan proofreading untuk mengecek kesalahan-kesalahan penggunaan kalimat dan tata bahasa, serta ejaan, baik dilakukan oleh sendiri atau meminta tolong kepada rekan kerja.

Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan

Memberikan surat permintaaan maaf yang terlepas dari kesalahan tata bahasa dapat membantu kita menyampaikan betapa menyesalnya kita dan seberapa besar komitmen kita untuk berkembang. Setelah menulisnya, bacalah dengan lantang agar kita dapat merasakan seolah-olah sedang meminta maaf secara langsung. Jika kita sudah yakin dengan surat permintaan maaf tersebut, kita bisa mengirimkannya pada atasan.

 
Contoh surat permintaan maaf:

Subject: Letter of Apology

Dear Mrs. Sarah,

I am reaching out to apologize for my lack of presence in recent team meetings and the impact that this has had on our project. I didn’t think long that my action was unacceptable. Considering my recent actions, I have taken time to reflect and think about how my apathy has affected the outcome of the project and the part I played in nearly missing our production deadline. I have reached out to all other members of the team and apologized to them personally for the extra work they put into the project because of my behavior.

I am very sorry for neglecting my responsibilities and am committed to changing my actions. I am aware that my recent behavior does not meet company expectations and I am fully prepared to accept any professional consequences of my actions. Thank you for taking the time to read my apology. Please know that I am committed to improving my actions and contributing to future projects in accordance with your standards.

Sincerely,

Indra Kesuma

 

Subjek: Surat Permohonan Maaf

Kepada Ibu Sarah,

Saya menghubungi ibu untuk meminta maaf atas kurangnya kehadiran saya dalam pertemuan tim baru-baru ini dan dampaknya terhadap proyek kami. Saya tidak berpikir panjang bahwa tindakan saya tidak dapat diterima. Mempertimbangkan tindakan saya baru-baru ini, saya telah mengambil waktu untuk berefleksi dan memikirkan bagaimana sifat apatis saya memengaruhi hasil dari proyek dan bagian yang saya kerjakan hampir melewati tenggat waktu produksi kami. Saya telah menghubungi kepada seluruh anggota tim dan meminta maaf kepada mereka secara pribadi untuk kerja keras yang telah mereka berikan karena perilaku saya.

Saya sangat menyesal untuk meninggalkan tanggung jawab dan berkomitmen untuk mengubah tindakan saya. Saya sadar perilaku saya baru-baru ini tidak memenuhi ekspektasi perusahaan dan saya sepenuhnya siap menerima konsekuensi profesional atas tindakan saya. Ketahuilah saya berkomitmen untuk meningkatkan tindakan saya dan berkontribusi di proyek mendatang sesuai dengan standar yang ibu tetapkan.

Dengan Hormat,

Indra Kesuma

 

Setelah melakukan permintaan maaf, pastikan kita untuk benar-benar melakukan apa yang sudah kita rencanakan sebelumnya. Selanjutnya pastikan kamu tidak akan melakukan kesalahan yang sama kedepannya. 

Demikianlan Contoh Surat Permohonan Maaf Kepada Atasan, semoga membantu dan bermanfaat bagi pembaca.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar